Pemerintah Akan Naikan Gaji Guru Honorer yang Tak Lolos CPNS dan PPPK

BERITAPNS.COM--Apakabar sobat beritapns.com semuanya.. kali ini admin ingin berbagi informasi yang kami kutip dari sumber terpercaya mengenai janji pemerintah akan naikkan gaji guru honorer yang tidak lulus cpns dan PPPK.


Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko mengatakan, pemerintah tetap memikirkan guru honorer yang gagal dalam proses rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). 
Apabila ada guru honorer yang gagal menjadi PNS atau PPPK, pemerintah tetap akan memperhatikan kesejahteraan mereka dengan menaikkan honor yang diterima.

"Bagi yang enggak lolos CPNS, lalu dia ke PPPK tapi enggak lolos juga, itu bagaimana? Gajinya akan disesuaikan. Pendekatannya pendekatan kesejahteraan," ujar Moeldoko saat dijumpai di Kompleks Istana Presiden, Jakarta, Selasa (9/10/2018).

Meski demikian, Moeldoko belum dapat memastikan berapa kenaikan honor yang bakal diterima guru honorer.

Menurut dia, soal angka kenaikan masih dalam tahap penghitungan oleh Kementerian Keuangan dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

 "Soal itu (besaran kenaikan honor), saya belum bisa jawab pasti, karena itu ada hitung -hitungannya antara Menkeu dengan Menteri PAN-RB," ujar Moeldoko.

Mantan Panglima TNI itu juga mengatakan, pemerintah sudah memutuskan tidak akan lagi merekrut tenaga honorer, baik di tingkat kementerian, lembaga atau di pemerintah provinsi.

 "Perintah Presiden sangat jelas, mulai saat ini tidak ada lagi pengangkatan honorer. Jadi (tenaga honorer) yang ada saat ini diselesaikan.

 Lalu mulai saat ini yakinkan bahwa tidak ada lagi honorer," ujar Moeldoko. Namun, bukan berarti guru honorer itu diberhentikan dari pekerjaannya. Hingga masa baktinya usai, ia tetap akan menjadi guru dengan status honorer.
Sumber; kompas.com

Subscribe to receive free email updates:

2 Responses to "Pemerintah Akan Naikan Gaji Guru Honorer yang Tak Lolos CPNS dan PPPK"

  1. Kasihan sekali Guru Honorer tua ini ! Uda lama mengabdi dan diberi gaji di bawah UMR (350.000/Bulannya) diterima dari anggaran BOS Sekolah sebesar 15 persen dari anggaran dengan harapan akan di angkat jd PNS , eh nyatanya harus di bawah umur 35 tahun, kasiahan kali yang uda berumur diatas 35 tahun, Oh Indonesia ku Negeri tercinta tapi memandang sebelah mata.

    ReplyDelete
  2. Dan dtmbah lagi jika p3k hanya utk k2.. Kpn ksempatan utk ikut tes?? ����

    ReplyDelete