Hasil SKD CPNS 2018 Hanya 9% yang Lolos, BKN: Kita Akan Evaluasi, Kemungkinan Dirangking?

BERITAPNS.COM--Tingkat kelulusan SKD CPNS 2018 sangat rendah. Hanya 9% secara nasional, hal ini menjadi perhatian BKN dan hari ini akan dilakukan rapat evaluasi bersama Panselnas diharapkan nanti ada solusi semisal diturunkan Pasing Grade atau di Rangking.


Badan Kepegawaian Nasional (BKN), masih melakukan tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) kepada Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018. Di mana para peserta tersebut, harus bisa mendapat nilai memuaskan pada Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensia Umum (TIU), dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP).

Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) Muhammad Ridwan, mengatakan, bahwa saat ini, secara nasional peserta tes SKD CPNS banyak kesulitan pada soal Tes Karakteristik Pribadi (TKP).

"Secara nasional memang tingkat kelulusan sangat rendah, mencapai 9%. Siang ini akan ada rapat evaluasi Panitia Seleksi Nasional (Panselnas). Semoga ada kabar bagus," katanya kepada Okezone, Rabu (7/11/2018).

Sebelumnya, Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyebut angka peserta yang memenuhi batas nilai minimal atau passing grade seleksi kompetensi bidang (SKD) calon pegawai negeri sipil (CPNS) masih rendah.

Data sementara pelamar yang memenuhi passing grade baru 9%. Setiap peserta SKD harus mengerjakan 100 soal yang terdiri atas soal Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) 35 soal, tes Intelegensia Umum (TIU) 30 soal, dan tes Karakteristik Pribadi (TKP) 35 soal. Passing grade bagi peserta SKD 143 untuk TKP, 80 untuk TIU, dan 75 untuk TWK.

Tes Kepribadian Jadi Penyebab Utama Gugurnya Peserta CPNS 2018

Peserta CPNS 2018 Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) usai melaksanakan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) di lokasi tes Makassar, Sabtu, 27 Oktober 2018. Menurut pengakuan sejumlah peserta seleksi, Tes Karakteristik Pribadi (TKP) adalah bagian tersulit dikerjakan.

Yanneri Andreas Panjaitan, salah satu peserta Tes SKD Kementerian PANRB mengatakan dirinya sangat kecewa karena nilai passing grade-nya gagal dengan selisih hanya satu poin di TKP.

"Hanya kurang satu poin saja. Memang tesnya cukup sulit. Apalagi Tes Karakteristik Pribadi," ujarnya, seperti dikutip dari laman Kementerian PANRB.

Ada tiga passing grade yang ditentukan BKN, yakni TKP minimal 143, Tes Intelegensia Umum (TIU) minimal 80, dan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) minimal 75.

Yanneri mengatakan, dirinya tidak menyangka jika TKP menjadi tes yang sulit pada tahun ini. "Saat kita mengerjakan TKP sangat susah, saya kira TWK dan TIU yang susah ternyata TKP," ungkapnya.

Sama seperti Yanneri, Resqiyati Najib mengatakan pasrah dengan hasil tes CAT yang baru dilaluinya. "Saya tidak nyampe passing grade. TWK dan TIU yang saya kira susah ternyata lulus, tapi TKP jeblok," ungkapnya.

Ia juga menilai, dengan sistem CAT ini sangat baik serta transparan jika dibandingkan dengan tes CPNS terdahulu yang masih manual menggunakan kertas.

"Dengan menggunakan Sistem CAT, penyelenggaraan CPNS menjadi sangatlah ketat, dan sangat transparan. Nilai yang dihasilkan langsung dapat dilihat ketika peserta selesai ujian," tambahnya.

sumber : okezone.com dan Liputan6.com

Semoga saja ada kabar bagus dari evaluasi ini karena yang lulus sangat sedikit akibat tidak memenuhi Passing Grade CPNS 2018.

9 Responses to "Hasil SKD CPNS 2018 Hanya 9% yang Lolos, BKN: Kita Akan Evaluasi, Kemungkinan Dirangking?"

  1. Amin, semoga adik dan kk saya masuk dalam rangking nantinya.

    ReplyDelete
  2. Sebaiknya penyelenggaraan tes cpns ditiadakan saja....menyebalkan sekali, passing gradenya terlalu tinggi...lebih baik jadi wirausaha dari pada jadi pegawai negara.

    ReplyDelete
  3. Hidup ini butuh perjuangan men kalau tidak belajar pastinya yang gampang pun di anggap susah

    ReplyDelete
  4. Sy rasa Yg nilainy sdh mncapai passing grade tdk prlu lg ikut tes slnjutny,krn ini sdh mnjdi bukti bhwa yg lulus passing grade bnar2 layak utk jd cpns. Bkn maslah passing grade nya yg tinggi.thun yg lalu jg passing grade memng segitu,tp bnyk yg lolos tuh.jd bkn di mslh batas maks passing grade nya dong..

    ReplyDelete
  5. Coba dulu Kepala BKN dan MenPAN-RB kerjakan soalnya sesuai waktu yg ditentukan untuk peserta, sy penasaran bgmn hasilnya?

    ReplyDelete
  6. Perengkingan terasa adil dan kedengarannya lebih baik dari pada passing grade diturunkan nanti masih banyak keluhan

    ReplyDelete
  7. Test sdh dilaksanakan dan hasilnya sdh ada. Sebaiknya yg sdh lulus passing grade sdh aman. Sedangkan formasi sidanya langsung diranking saja. Jangan turunkan passing grade stlh test, itu akan terkesan akan meloloskan calon tertentu. Yakin jika diranking lebih diterima publik ketimbang turunkan passing grade stlh ada hasil test

    ReplyDelete
  8. Kecewa sekali saat mengikuti tesnya
    Intinya benar2 kecewa
    Semua tergantung nasib dan keberuntungan

    ReplyDelete