PNS Dihimbau Tidak Gunakan Email Yahoo dan Gmail Lagi, Tapi Beralih Ke Surel Khusus Pemerintah

BERITAPNS.COM---Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengimbau agar aparatur sipil negara (ASN) termasuk masyarakat meminimalisir penggunaan akun surat elektronik (surel) atau email gratis.

Dia mengatakan, dari sisi layanan, akun gratis seperti Gmail dan Yahoo memang memberikan fasilitas yang mudah digunakan. Namun dari sisi keamanan, layanan tersebut tidak memberikan jaminan sehingga konten atau akun email akan dengan mudah disalahgunakan.
Tak hanya persoalan keamanan, Rudiantara menyebut dari sisi ekonomi, ada beban operasional yang harus ditanggung oleh pemerintah. "Kalau kita pakai akun seperti Gmail, itu memakan bandwidth internasional. Akses hosting ke luar negeri, sehingga ada ongkos bagi industri. Devisa negara ke luar," ujarnya, Senin (11/12).
Untuk itu Kominfo meluncurkan layanan email pemerintah yang ditujukan bagi ASN bernama mail.go.id. Layanan tersebut merupakan pengembangam dari layanan pnsmail.go.id yang telah digunakan oleh lebih dari 93.000 pengguna PNS.
Rudiantara mengatakan, layanan tersebut ditujukan bagi PNS di pemerintahan daerah agar lebih efisien dari sisi ekonomi. Pasalnya, pemerintahan daerah yang skala ekonominya kecil, akan memakan biaya yang cukup tinggi jika harus membuat sistem email dengan nama sendiri, seperti yang dilakukan oleh beberapa kementerian, contohnya kominfo.go.id atau kemlu.go.id.
Sumber: kontan.co.id
Demikian informasi mengenai kewajiban PNS yang harus beralih dari Pengguna Surel Gratis Menjadi akun Email Mail.go.id milik pemerintah.

0 Response to "PNS Dihimbau Tidak Gunakan Email Yahoo dan Gmail Lagi, Tapi Beralih Ke Surel Khusus Pemerintah"

Post a Comment