PNS Wajib Baca! Inilah Isi RPP Sistem Penggajian PNS Yang Baru Berdasarkan UU ASN

Assalamualaikum wr..wb
Salam sejahtera buat sobat Berita PNS Update.

RPP Sistem Penggajian PNS yang Baru berdasarkan UU ASN-Sepertiyang bayak kita baca dimedia sosial dan sudah beredar tentang sistem penggajian PNS yang baru dan tunjangan kinerja PNS yang diberitakan naik juga.

Tapi apakah sobat PNS tahu cara perhitungan pemberian Gaji PNS dan Tunjangan kinerja berdasarkan UU ASN yang lagi digodok dengan UU ASN tahun 90an.

Berikut RPP sistem penggajian PNS berdasarkan UU ASN yang baru yang kami sandur dari situs yang khusus membahas Gaji PNS dan Honorer www.gajibaru.com.

PP tentang Gaji, Tunjangan, dan Fasilitas bagi PNS masih dalam tahap harmonisasi tim kecil. PP tentang Sistem Penggajian yang baru ini benar-benar bakal menentukan "rejeki" para PNS di seluruh tanah air.

Bagaimana tidak, di media sosial dan media massa sudah beredar berita bahwa dengan sistem penggajian PNS yang baru, maka gaji PNS akan naik dengan nominal terkecil sekian dan paling besar sampai dengan sekian.

Lalu benarkah demikian? Apakah gaji PNS akan benar-benar meningkat dan merata? Apakah PNS akan makin sejahtera?

Untuk menjawab beberapa pertanyaan tersebut, yuk intip isi dari RPP Sistem Penggajian PNS yang sedang disusun oleh Pemerintah berikut ini:

Dengan Sistem Penggajian PNS yang Baru, Apa Saja yang Akan Diterima Oleh PNS?


Yap, ini adalah poin utama yang ditanyakan oleh setiap PNS, apakah dengan sistem penggajian yang baru, gaji seorang PNS bakal tetap atau naik. Kalau turun, sepertinya gak mungkin.

RPP tentang Gaji, Tunjangan, dan Fasilitas PNS merupakan aturan Pelaksana dari UU No 5 Tahun 2014 tentang ASN. Dalam Undang-undang itu disebutkan bahwa  salah satu hak PNS adalah Gaji, Tunjangan, dan Fasilitas.

Selanjutnya, di pasal 81 UU ASN disebutkan bahwa "Ketentuan lebih lanjut mengenai gaji, tunjangan kinerja, tunjangan kemahalan, dan fasilitas diatur dengan PP".

Dengan demikian, sebenarnya sudah sangat jelas, bahwa di dalam RPP tentang Sistem Penggajian yang Baru (RPP tentang Gaji, Tunjangan, dan Fasilitas PNS), yang akan diterima oleh PNS, sama dengan yang diatur dalam UU ASN, adalah:

1. Gaji
2. Tunjangan:
  • Tunjangan Kinerja
  • Tunjangan Kemahalan
3. Fasilitas

Jangan lupa juga, PNS juga berhak mendapatkan Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan KematianJaminan Pensiun dan Jaminan Hari Tua yang diatur dengan PP tersendiri, di luar PP tentang Sistem Penggajian yang baru.

Apa itu Fasilitas Bagi PNS?


Fasilitas diberikan kepada PNS baik dalam bentuk barang dan/atau uang, untuk mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi PNS, dengan memperhatikan pangkat dari PNS yang bersangkutan. Jenis dan besaran fasilitas ditetapkan dengan Perpres atas usul Menpan setelah mendapatkan persetujuan dari Menteri Keuangan.

Bagaimana Nasib Tunjangan Profesi Guru dan Dosen, Tunjangan Suami/Istri, Anak, Fungsional dan lain-lain?


Mulai dari sekarang, hilangkanlah mindset anda tentang tabel gaji pokok yang selama ini berlaku dimana gaji pokok masih dipeta-petakan per pangkat dan golongan, dari 1a masa kerja 0 tahun sampai dengan Gol IVe masa kerja sekian tahun.

Dengan sistem penggajian yang baru, tidak lagi ada tabel gaji Gol II a sekian, Gol III d sekian, Gol IVe sekian.

Hilangkan juga mindset tunjangan anak 2%, tunjangan istri 10%, tunjangan beras, tunjangan fungsional, dan tunjangan-tunjangan lain seperti tunjangan bagi yang ditempatkan di pulau terluar, terpencil.

Rencananya, dengan adanya sistem penggajian yang baru, komponen gaji dan penghasilan PNS yang selama ini ada akan dihilangkan. Komponen penghasilan PNS yang akan dihilangkan adalah:

1. Semua Komponen Gaji sesuai PP No 7 Tahun 1977 tentang Peraturan Gaji PNS beserta Perubahannya:
  • gaji pokok
  • tunjangan jabatan struktural
  • tunjangan jabatan fungsional
  • tunjangan umum
  • tunjangan khusus
  • tunjangan kemahalan
  • tunjangan istri/suami
  • tunjangan anak
  • tunjangan pangan
  • tunjangan operasi pengamanan bagi PNS di lingkungan TNI dan Polri yang bertugas dalam operasi pengamanan pada pulau-pulau kecil terluar dan wilayah perbatasan
2. tunjangan profesi, tunjangan khusus, dan tunjangan kehormatan sesuai dengan PP No 41 Tahun 2009 tentang Tunjangan Profesi Guru dan Dosen, Tunjangan Khusus Guru dan Dosen, Serta Tunjangan Kehormatan Profesor;

3. tambahan penghasilan kepada PNS Daerah, sesuai dengan Pasal 63 PP No 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah;
  • TPP/Tamsilpeg
  • Tunjangan Kinerja Daerah 
4.    honorarium; dan

5.    penghasilan lainnya.

Rencananya, dengan adanya PP Gaji, Tunjangan, dan Fasilitas PNS, PNS dilarang menerima penghasilan lain dan/atau honorarium apapun yang dananya bersumber dari APBN/APBD, BUMN/BUMD, Badan Usaha Milik Swasta, dan/atau lembaga internasional.

Apabila masih menerima, maka PNS yang bersangkutan harus mengembalikan penghasilan lain atau honor tersebut ke kas negara.

Bagaimana Tabel Gaji berdasarkan RPP Sistem Penggajian PNS yang baru?


Bagi anda yang penasaran, bagaimana Tabel Gaji PNS yang baru sesuai RPP Gaji, Tunjangan, dan Fasilitas PNS, berikut ini adalah Tabel Indeks Penghasilan PNS sesuai RPP tersebut:

Tabel Indeks Penghasilan PNS
Sumber:gajibaru.com

#1. Pangkat PNS Baru


Dari Tabel Indeks Penghasilan PNS di atas, dapat dilihat pada kolom 1 adalah pangkatdengan keterangan:
  • JA = Jabatan Administrasi
  • JF = Jabatan Fungsional
  • JPT = Jabatan Pimpinan Tinggi

Dengan uraian:
  • Jabatan Pelaksana: Pangkatnya adalah JA, JF-1 s.d. JA, JF-7
  • Jabatan Administrator dan Jabatan Pengawas: JA,JF-5 s.d. JA, JF-15
  • Jabatan Fungsional Keterampilan: JA, JF-2 s.d. JA, JF-9
  • Jabatan Fungsional Ahli: JA, JF-5, JA, JF-7, JA, JF-9, dan JA, JF-11 s.d. JA, JF-15
  • JPT Pratama: JPT-VI s.d. JPT-V
  • JPT Madya: JPT-IV s.d. JPT-III
  • JPT Utama: JPT-II s.d. JPT-I

berikut ini tabel ringkasannya:
tabel pangkat PNS baru
Sumber:gajibaru.com
Bagi anda yang ingin lebih paham tentang Jabatan PNS yang baru, baca juga: Apa itu Jabatan Administrasi, Fungsional, Pimpinan Tinggi.

#2. Gaji PNS Baru


Gaji PNS diberikan secara adil dan layak. Gaji PNS yang baru sesuai dengan Tabel Indeks Penghasilan di atas ada di Kolom 2. Perbandingan Indeks Gaji Terendah dan Indeks Gaji Tertinggi adalah sebesar 1:11,889.

#3. Tunjangan Kinerja PNS


Tunjangan Kinerja bagi PNS terdapat di Kolom 3 (Kolom TK) pada Tabel Indeks Penghasilan di atas. Ketentuan Pembayaran Tunjangan Kinerja bagi JPT adalah:
  • Kinerja Amat Baik: Tunjangan Kinerja = 125% dari Kolom 3
  • Kinerja Baik: Tunjangan Kinerja = 125% dari Kolom 3
  • Kinerja Cukup: Tunjangan Kinerja = 75% dari Kolom 3
  • Kinerja Kurang: Tunjangan Kinerja = 50% dari Kolom 3
  • Kinerja Buruk: Tunjangan Kinerja = 0% dari Kolom 3
Sedangkan bagi JA dan JF, pembayaran tukin dibedakan menjadi P-1, P-2, s.d P-10 dengan ketentuan kenaikan penghasilan karena tunjangan kinerja sebagai berikut:
  • 1 tahun untuk kenaikan dari P-1 ke P-2, P-2 ke P-3, dan P-3 ke P-4;
  • 2 tahun untuk kenaikan dari P-4 ke P-5, P-5 ke P-6, dan P-6 ke P-7; dan
  • 3 tahun untuk kenaikan dari P-7 ke P-8, P-8 ke P-9, dan P-9 ke P-10.

#4. Tunjangan Kemahalan


Tunjangan Kemahalan dihitung dengan menggunakan rumus:
Tunjangan Kemahalan = Persentasi tingkat kemahalan daerah x (Kolom 1/Gaji + Kolom 2/Tukin)
Untuk menghitung Tunjangan Kemahalan Dalam Negeri, BPS akan melakukan survei untuk menentukan Indeks Kemahalan. Hasil survei BPS disampaikan kepada Menpan. Menpan akan mengajukan kepada Menteri Keuangan untuk disetujui, lalu disahkan oleh Presiden dengan Peraturan Presiden.

Sedangkan untuk menghitung Tunjangan Kemahalan Luar Negeri, tugas BPS digantikan oleh Meteri Luar Negeri.

Tunjangan Kemahalan dievaluasi paling lama setiap 3 tahun.

Apakah ada Kenaikan Gaji Tahunan?


Di RPP tentang Gaji, Tunjangan, dan Fasilitas PNS juga disebutkan bahwa penghasilan PNS (Gaji + Tunjangan Kinerja + Tunjangan Kemahalan) ditetapkan dalam Perpres berdasarkan indeks penghasilan PNS dan kebutuhan hidup layak PNS.

Selanjutnya, disebutkan juga bahwa Penghasilan PNS dapat disesuaikan dengan nilai inflasi, perubahan persentase tingkat kemahalan daerah, dan/atau kemampuan keuangan negara.

Jadi, bisa saja gaji dinaikkan tiap tahun menyesuaikan inflasi dan lain-lain.

Itulah tadi poin-poin yang ada di dalam RPP Sistem Penggajian PNS yang baru. Mungkin, baru terealisasi di Tahun 2019. Kita tunggu saja, mudah-mudahan RPPnya cepat menjadi PP dan dapat meningkatkan kesejahteraan PNS.

Download RPP Sistem Penggajian PNS

Demikian informasi RPP sistem Pengajian PNS berdasarkan UU ASN Terbaru

Sumber:Gajibaru.com

27 Responses to "PNS Wajib Baca! Inilah Isi RPP Sistem Penggajian PNS Yang Baru Berdasarkan UU ASN"

  1. Ini cerita tentang gaji banyak sekali, sepertinya bukan itu saja info yang di butuhkan, but cairnya tu gaji kapan. Kenapa tiap awal tahun di bulan januari gaji tetap selalu telat terimanya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. menurut informasi keterlambatan gaji awal tahun biasanya dikarena anggaran awal tahun yang terlambat dicairkan, walaupun sudah dicairkan ke kas daerah masih ada permasalahan anggaran di daerah

      Delete
  2. yah....,mudah2an cepat direalisasikan,tidak hanya berteori doang.perlu bos-bos pikirkan dan harus mau mengetahui peraturan yg mengatur pemotongan masa kerja ketika naik pangkat ke III/a.kami ini pegawai meniti karir dari bawah,eee...,setelah III/a masa kerja dipotong,inikan tidak adil....,cobalah tolong masa kerja kami dikembalikan.demi keadilan.cobalah para boss-boss menelaah peraturan tersebut.adilkah..????

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bagaimana ceritanya kok saudara diopotong masa kerjanya?

      Delete
    2. Para PNS yg naik golongan II ke III masa kerja golongan dipotong 5 tahun klo gak salah

      Delete
    3. utk menyesuaikan gaji om.... klo dirunut masa kerja golongan 3 anda 7 tahun bukan 2 tahun, gaji anda akeeehh men om...hehe

      Delete
  3. Klo dihitung2 lebih sdikit dpatnya dari yang sekarang diterima per bulan. Jadi bingung nih

    ReplyDelete
  4. Gaji meningkat rakyat sengsara inflasi makin tinggi krisis ekonomi melanda ....

    ReplyDelete
  5. Di wilayah Pegawai swata...dah 2th nggak ada kenaikan gaji...atau review...gaji....

    ReplyDelete
  6. Ah saya mah sudah hopeless...saya pns di rsko jakarta yang hanya menerima tunjangan sebesar 600 ribu disamping gaji...gak ngaruhlah lah semua kenaikan itu....lillahi taala...

    ReplyDelete
  7. Pangkat/Jabatan itu urusannya amanah yg di berikan, yang pastinya kerja yg bener. Kalau gaji itu penghasilan urusannya buat hidupin anak istri dirumah setelah dipotong KPR. Moga-moga aja gaji yg baru masih ada sisah buat sekolahin anak sama bisa buat dapur ngebul....

    ReplyDelete
  8. Kalo kerjanya tulus ikhlas dan hasil di dapat sebagai keberkahan, niscaya berapa pun gaji yang didapatkan pastilah bermanfaat

    ReplyDelete
  9. bersyukurlah atas yg diber Allah ..... kalau terlambat sedikit maka kita syukuri ..ketika datang rejeki maka kita keluarkan sedekah utk anak miskin yatim piatu dan papah

    ReplyDelete
  10. Itu RPPnya termasuk juga untuk PNS pemda kabupatrn kah?

    ReplyDelete
  11. Enak d baca, bikin kenyang mata... tapi realisasi nya...???

    ReplyDelete
  12. Wah enak dong.... bagi PNS yang taunya cm D3 dan atasan selalu berprikemanusiaan, ada ANJAB, SKP, dan entah apalagi namanya... tapi kalo dia g bs kerja terus atasan selalu menilai dengan prikemanusiaan bagaimana dengan PNS yang kerjanya selalu merangkap pekerjaan temennya karena si PNS g bs kerja (GapTek) ????? Apa dia masih laya jg dpt Tunj Kemahalan.....???? Mnding diberikan kepada yang sukwan yang kerjanya pontang panting

    ReplyDelete
  13. seharusnya diselesaikan dlu satu2. blm lg mslh honorer K2 selesai trus pangkag guru yg naik otomatis trus dll ap gk pusing lembaga teknis d bawahny melaksanakan itu. pupns sj belum lg kelar. kasian liat dinas terkait tunggang langgang melaksanaknny.

    ReplyDelete
  14. Itu menu di atas, diantara menu "Honorer" dan "Gaji", "Opertaor Sekolah" atau "Operator Sekolah"?

    ReplyDelete
  15. Pangkat yg baru ini lbh realistis.. tp realisasi keadilannya msh dipertanyakan. Selama ini ada yg namanya jab fung tertentu/khusus dan umum yg tidak jelas tupoksi dan tunjangannya. Banyak yg kegiatannya penelitian/perekayasaan tp dimasukkan dlm fung umum shg tunjangannya bukan tunj khusus. Sebaliknya banyak yg sdh fung khusus tp kegiatannya msh dipertanyakan, kecuali hanya memberikan "tulisan2 di atas kertas".

    ReplyDelete
  16. disebagian kementrian sudah berlaku seperti BPS, LIPI,BMKG dan semacamnya tp belum berlaku di depdagri,.. ini kan tidak adil

    ReplyDelete
  17. wah ! mantap sistem penggajian sesuai ASN, cuma saya mempertanyakan bagaimana komplain kalau seorang pimpinan selalu tidak adil memberikan penilaian kinerja, yang rajin dan baik diberi nilai B dan yang tidak rajin diberi nilai A.

    ReplyDelete
  18. kapan berlakunya gaji pns baru itu saya menunggu

    ReplyDelete
  19. kapan gaji baru pns diperlakukan

    ReplyDelete
  20. Gaji guru diindonesia tercinta ini masih jauh tertibggal dibandingkan dengan singapura, malaysia, brunai dan thailand. Guru harusnya sangat dihormati dan dihargai oleh negaranya bukan hanya diberi julukan pahlawan.....

    ReplyDelete