Kabar Terbaru Kemendikbud Akan Evaluasi Jam Mengajar 24 Jam Seminggu

Assalamualaikum wr..wb
Salam Sejahtera buat pembaca setia beritapns.com dimanapun berada, Alhamdulillah kami kembali hadir memberikan berita terbaru terkait Jam mengajar 24 jam dalam seminggu yang akan di evaluasi oleh Menteri Pendidikan. Review terkait jam mengajar 24 jam seminggu yang kini diberlakukan untuk para guru di seluruh indonesia saat ini sesuai dengan review kurikulum 2013 yang akan lebih disempurnakan.

Berikut berita yang kami rangkum dari republika.co.id terkait review jam mengajar para guru ini. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan mengatakan, pihaknya sedang melakukan review ulang terkait kurikulum pendidikan dan ketentuan jam mengajar guru. Peninjauan ulang ini bertujuan untuk menciptakan sistem pendidikan yang lebih baik lagi bagi para anak didik.

Anies mengatakan, dalam penyusunan kurikulum pendidikan, seringkali banyak materi yang ingin diajarkan dimasukkan semua ke dalam intra kurikuler. Hal ini, lanjut Anies, menunjukkan seakan semua materi ajar harus masuk ke dalam intra kurikuler. Padahal, Anies mengatakan penyampaian materi ajar dapat disampaikan melalui tiga cara, yaitu intra kurikuler, ekstra kurikuler, dan non kurikuler.

"Tapi saat ini semua masuk ke intra kurikuler, makanya penuh segala macam di intra kurkuler. Soal kurikulum harus kita riview ulang," tutur Anies saat ditemui di gedung Institus Seni dan Budaya Indonesia (ISBI) baru-baru ini.

Anies menilai, selama ini sistem pembelajaran non kurikuler belum mendapatkan porsi yang seharusnya. Padahal, pembelajaran non kurikuler juga merupakan instrumen penting dalam kegiatan pembelajaran para siswa yang juga melibatkan guru. Saat ini kegiatan belajar non kurikuler jarang dianggap sebagai kegiatan belajar mengajar.

"Sebagai contoh, sekolah kita ini temboknya dicat tukang cat atau digambar siswa? Bagaimana kalau tembok dijadikan ruang berekspresi,"tambah Anies dengan semangatnya.

selanjutnya mengenai review jam mengajar 24 jam seminggu ini, Anies juga merencanakan agar kurikulum di Indonesia memiliki tiga layer atau lapisan. Ketiga layer tersebut ialah kurikulum nasional yang tipis dan ramping. Layer lainnya, kurikulum daerah yang disesuaikan dengan kebtuhan daerah masing-masing.

Terkait kurikulum daerah ini, kementerian akan menyediakan sekitar 10 hingga 12 model yang dapat diadopsi sesuai kebutuhan daerah masing-masing. Sedangkan layer yang ketiga ialah kurikulum tingkat sekolah yang menunya disiapkan oleh pusat.

Dalam peninjauan ulang terkait kurikulum ini, ada empat tahap yang perlu dilakukan. Yaitu penyusunan ide kurikulum, desain kurikulum, dokumen kurikulum, dan implementasi kurikulum. Anies akan memastikan kesolidan desain kurikulum dan dokumen kurikulum terlebih dahulu. Dengan begitu, Anies berharap para guru akan menemukan kemudahan dalam melakukan implementasi yang lebih baik.

"(Proses) Masih on going. Mudah-mudahan nanti awal 2016. Akhir tahun ini akan ada presentasi baru," ungkap Anies.

Untuk dapat menunjang rencana tersebut, Anies berencana melakukan review terkait ketentuan jam mengajar para guru yang sebanyak 24 jam seminggu. Tujuannya agar para guru memiliki kesempatan untuk berperan di luar kelas dan berkarya bagi anak-anak melalui kegiatan non kurikuler.

"Yang 24 jam kita review supaya tiga jalur (intra, ekstra, dan non kurikuler) bisa kita pakai. Selain itu, membuat aturan yang membuat kreativitas yang dilakukan guru diperhitungkan sebagai jam kerja," tutup Anies.

Demikian berita mengenai evaluasi jam mengajar 24 jam seminggu yang akan di review kembali agar lebih bermanfaat.

0 Response to "Kabar Terbaru Kemendikbud Akan Evaluasi Jam Mengajar 24 Jam Seminggu "

Post a Comment